Jumat, 16 Desember 2011

singkatan gaul

1. ALAY :
Singkatan dari Anak Layangan, yaitu orang-orang kampung yang bergaya norak. Alay sering diidentikkan dengan hal-hal yang norak dan narsis.
2. KOOL :
Sekilas cara membacanya sama dengan “cool” (keren), padahal kata ini merupakan singkatan dari KOalitas Orang Lowclass, yang artinya mirip dengan Alay
3. LEBAY :
Merupakan hiperbol dan singkatan dari kata “berlebihan”. Kata ini populer di tahun 2006an. Kalo tidak salah Ruben Onsu atau Olga yang mempopulerkan kata ini di berbagai kesempatan di acara-acara di televisi yg mereka bawakan, dan biasanya digunakan untuk “mencela” orang yang berpenampilan norak.
4. JAYUS :
Saya tadinya mengira kata ini merupakan singkatan, namun setelah saya telusuri, ternyata bukan. Arti sebenarnya adalah lawakan atau tingkah laku yang maunya melucu tapi tidak lucu.
Istilah Jayus populer di tahun 90an dan masih sesekali digunakan di masa kini. Dari cerita mulut ke mulut, konon ada seorang anak di daerah Kemang bernama Herman Setiabudhi yang kerap dipanggil Jayus oleh teman2nya. Jayus sendiri adalah nama ayah dari Herman (lengkapnya Jayus Kelana) yang seorang elukis di kawasan Blok M. Herman alias Jayus terkenal sebagai anak yang sering melawak tapi lawakannya kerap kali tidak lucu.
5. GARING :
Kata ini merupakan kata dari bahasa Sunda yang berarti “tidak lucu”. Awalnya kata-kata ini hanya digunakan di Jawa Barat saja. Namun karena banyaknya mahasiswa luar pulau yang kuliah di Jawa Barat (Bandung) lalu kembali ke kota kelahiran mereka, kata ini kemudian dipakai mereka dalam beberapa kesempatan. Karena seringnya digunakan dalam pembicaraan, akhirnya kata ini pun menjadi populer di beberapa kota besar di luar Jawa Barat.
6. GANDENG :
Kata ini pun merupakan kata dari bahasa Sunda yang berarti “berisik”. Sama seperti garing, kata ini dibawa dan dipakai oleh para mahasiswa luar Jawa Barat yang sempat kuliah di tanah Parahyangan itu, yang pada akhirnya membuat kata ini menjadi terkenal dan beberapa kesempatan dipakai.
7. BEGICHU / BEGICYU :
Biasanya kata ini disebutkan dengan penekanan di bagian belakang (yaitu memonyongkan bibir). Kata ini sendiri digunakan secara tidak sengaja oleh seorang anak kecil bernama Saipuddin, 3 tahun, asal Madura. Kata ini kemudian banyak dipopulerkan oleh artis. Salah satunya adalah Titi DJ.
8. MENEKETEHE :
Kata ini sebenarnya berasal dari kata “Mana Kutahu” dan diplesetkan oleh Tora Sudiro sekitar awal tahun 2000an, di acara Extravaganza TransTV. Istilah itu cukup populer dan saat ini cukup sering digunakan orang.
9. CING :
Saya mensinyalir kata ini sudah sering digunakan sejak tahun 1970an. Hal ini saya ketahui saat menonton film Si Pitung Banteng Betawi yang dibintangi oleh (alm) Dicky Zulkarnaen. Belakangan, di tahun 90an, kata ini mulai sering digunakan orang lagi, terutama setelah sering digunakan Debby Sahertian di sitkom Lenong Rumpi. Kata “cing” biasa digunakan sebagai sapaan untuk teman dekat. Misalnya, “Mau ke mana, Cing?”
10. EMBER :
Kata ini merupakan plesetan dari kata “Memang Begitu”. Pertama kali dipopulerkan oleh Titi DJ yang secara tidak sengaja menyebut kata ini saat menjawab pertanyaan orang. Sejak itu, kata ini sering digunakan di berbagai kesempatan.
11. YIUK….!! :
Kata yang merupakan bentuk ajakan ini dipopulerkan oleh Hennyta Tarigan dan Rina Gunawan (anggota grup GSP). Kata ini sempat populer di awal tahun 90an dan sering digunakan oleh Lenong Rumpi. Di awal tahun 2000an, kata ini kembali populer sejak digunakan oleh Indra Birowo dan Tora Sudiro di acara Exravaganza. Karena sering digunakan saat mereka berperan sebagai bencong, maka kata ini identik dengan panggilan kaum waria / bencong.
12. BONYOK :
Kata ini merupakan singkatan dari Bokap-Nyokap (orang tua). Tidak jelas siapa yang mempopulerkan kata ini, tapi kata ini mulai sering digunakan diperiode awal 2000an, ketika bahasa sms mulai populer di kalangan remaja.
Bokap (Ayah) dan Nyokap (Ibu) sendiri merupakan istilah yang telah populer sejak tahun 80an dan masih digunakan hingga hari ini.
13. BISPAK :
Merupakan singkatan dari kata “Bisa Pakai”. Kata ini mulai populer di pertengahan 90an, dan biasanya digunakan sebagai kode rahasia untuk menyebutkan wanita / pria yang bisa “dipakai” (baca : ditiduri), tapi mereka sendiri tidak mau disebut PSK (Pekerja Seks Komersial), karena seringkali mereka melakukan hal itu “just for fun”.Tidak jelas siapa yang mempopulerkan kata ini tapi dari penelusuran saya, kata ini sudah akrab dan sering digunakan oleh para Eksmud (Eksekutif Muda) Jakarta sekitar tahun 96an.
14. AKIKA :
Merupakan sandi untuk mengatakan “Saya”. Kata ini pertama kali dipopulerkan oleh kaum waria di tahun 90an, yang dibakukan oleh Debby Sahertian dalam buku Kamus Gaul yang dibuatnya.
15. SUTRALAH :
Merupakan pemanjangan dan plesetan dari kata “Sudahlah”. Kata ini juga dipopulerkan oleh kaum waria dan mulai populer di tahun 90an akhir.
16. SEMOK :
Berasal dari bahasa Jawa yang berarti “Montok”. Kata ini belakangan sering digunakan orang untuk menggambarkan wanita yang cantik dan seksi.
17. LOL :
Kata ini belakangan ini sering dipakai, terutama dalam komunikasi chatting, baik di YM, FB, Twitter, atau pun komunitas yang lain. Kata itu merupakan singkatan dari Laugh Out Loud yang berarti “Tertawa Terbahak-bahak”.
18. CENGLI :
Merupakan kata dari bahasa Hokkian yang berarti “Bertindak Adil”. Kata ini memang lazim digunakan oleh masyarakat perantauan Tionghua dari suku Hokkia. Karena sering digunakan dalam percakapan bisnis, maka lama-kelamaan menjadi kata umum yang digunakan dalam kegiatan sehari2.
19. WIL dan PIL :
Merupakan singkatan dari Wanita Idaman Lain dan Pria Idaman Lain. Tidak jelas siapa yang mempopulerkan istilah ini, namun saya menemukan kata-kata ini sering digunakan dalam penulisan di majalah2 di era awal 2000an. Kedua kata itu biasa digunakan untuk menjelaskan wanita atau pria simpanan / selingkuhan.
20. AJIB :
Artinya Enak, Asyik, atau Klabing. Kata ini mulai populer di tahun 90an tatkala musik trance dan narkoba jenis shabu2 baru mulai populer. Kata ini biasanya digunakan oleh para penikmat kedua hal itu. Istilah ini diambil dari suara hentakan tempo musik trance yang kalo didengar dengar teliti memang terdengar seperti “Ajib, ajib…. ajib, ajib….”.
21. ANJELO :
Merupakan singkatan dari Antar Jemput Lonte. Dari informasi yang saya peroleh, kata ini pertama kali digunakan sekitar tahun 2000an di daerah sekitar Bogor untuk menyebut Tukang Ojek yang menjadi langganan para penjaja cinta di sana.
22. JABLAY :
Kata ini dipopulerkan oleh Titi Kamal saat menyanyikan lagu berjudul sama dalam film Mendadak Dangdut (2006).Merupakan singkatan Jarang Dibelai yang mengandung arti lebih jauh sebagai ungkapan hati seorang wanita yang jarang mendapatkan belaian kasih sayang kekasihnya.
23. GETHO LOH..:
Kata ini berarti “Demikian / Begitu”, yang merupakan penekanan dari sebuah penjelasan yang disampaikan oleh sang pembicara. Kata ini cukup terkenal di tahun 2007, karena sering digunakan oleh para penyiar radio (terutama radio anak muda) setiap kali selesai menjelaskan sesuatu. Kata ini makin populer manakala sering digunakan dalam berbagai percakapan yang bernada jenaka (sekaligus norak) di berbagai acara televisi.
24. BELAH DUREN :
Berasal dari istilah yang digunakan dalam lagu dangdut berjudul sama yang dinyanyikan oleh Julia Perez, kata “Belah Duren” merupakan istilah yang ditujukan buat para pengantin muda yang menikmati malam pertama. Belakangan kata ini mengandung makna ajakan untuk melakukan ML (Making love).
25. SECARA :
Kata ini sebenarnya adalah bahasa Indonesia, yang bermakna “Adalah”. Namun kata ini menjadi populer di tahun 2006an di kalangan siswa-siswi SMU yang menggunakan kata ini sebagai kata ganti “Karena / Soalnya”. Sesekali pula digunakan sebagai sisipan tanpa makna (hanya sebagai penekanan pada kalimat yang mereka katakan). Contoh pemakaiannya :
a. Gua gak bisa ke rumah lo neh hari ini, secara bokap gue lagi sakit.
b. Ya… gimana dong? Secara gue ini kan gaul…
26. SEGEDE GAMBRENG :
Kata “gambreng” berasal dari suitan anak-anak (hompimpah alaihum gambreng), yang menunjukkan siapa yang menang dalam suitan tersebut. Belakangan, sekitar tahun 2007an, kata ini digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang besar sekali (dan sulit diungkapkan dengan kata-kata).
27. SEGEDE GOBLOK :
Mirip dengan ungkapan “Segede Gambreng”, kata “Segede Goblok” menunjukkan sesuatu yang besarnya luar biasa dan – sakin besarnya – jadi ga masuk akal. Gak jelas siapa yg mempopulerkan kata ini, tapi diduga kata ini pernah diucapkan oleh beberapa MC di televisi (entah Indra Bekti, Iva Gunawan, atau Ruben Onsu)
28. JUTEK :
Berasal dari kata yang sering digunakan oleh para PSK di awal tahun 2000an untuk menggambarkan pria yang sombong dan jarang tersenyum. Kata ini akhirnya menjadi kata umum yang digunakan untuk melukiskan orang yang menyebalkan, judes, galak, emosian, dan sombong.
29. BT / BETE :
Merupakan singkatan dari Boring Total. Tadinya orang menduga kata ini dipopulerkan oleh Dwiq saat merilis lagu “Bete” sekitar tahun 2008. Padahal kata ini sudah lama digunakan oleh para mahasiswa yang bosan dengan program perkuliahan mereka. Kata ini mulai populer dan digunakan di awal tahun 2000an.
30. KAMSUD :
Merupakan pembalikan konsonan kata “Maksud”. Kata ini mulai populer, terutama di kalangan para cewek di ruang chatting dunia maya.
31. KATROK :
Orang kampung / orang desa. Kata ini dipopulerkan oleh Tukul Arwana saat membawakan acara Empat Mata sekitar tahun 2007an (kini berubah menjadi acara Bukan Empat Mata). Kata ini kemudian menjadi bahasa umum untuk menggambarkan orang yang kampungan / norak banget.
32. PRIKITIU :
Adalah celutukan yang ditujukan pada pasangan yang tertangkap basah melakukan perselingkuhan. Adalah Sule, seorang komedian lokal, yang melontarkan celutukan nakal yang kini menjadi bahasa pergaulan itu.
33. CUMI :
Merupakan singkatan yang mengandung banyak arti (tergantung CUMI yang dipakai adalah singkatan dari apa). Awalnya kata ini dipopulerkan oleh sebuah produk kartu telpon seluler di tahun 2008an, yang akhirnya berkembang menjadi bahasa gaul anak-anak remaja untuk menjelaskan kondisinya saat ini, seperti CUma MIkir, CUma MIScal, CUma MIrip, CUma MInjam, CUkup MIris, dan lain-lain.
34. KRIK :
Adalah suara jankrik. Istilah ini biasaya digunakan dalam pembicaraan di dunia maya, untuk menggambarkan kondisi yang sangat garing / tidak lucu. Kata ini berasal dari adegan film-film kartun yang sering menampilkan suasana hening – dengan latar belakang suara jengkrik – mana kala seseorang bercanda namun tidak lucu. Pemakaiannya cukup sederhana, yaitu saat menanggapi komentar / ucapan seseorang, penulis tinggal menulis kata “Krik” berulang-ulang, menandakan bahwa penulis menganggap ucapan orang itu gak lucu banget.
35. GAYUS :
Merupakan sebutan sindiran untuk orang yang gila uang dan berusaha mendapatkan uang dengan berbagai cara yang tidak halal. Ungkapan ini populer di awal tahun 2010 setelah seorang pejabat pajak negara bernama Gayus diciduk polisi lantaran ketahuan menilap uang negara sebesar Rp 67 milyar.

36. MOGE :
Awalnya kata ini merupakan singkatan dari Motor Gede dan dipopulerkan oleh kelompok penyuka motor gede tahun 2008 silam. Namun belakangan, kata itu diplesetkan banyak orang menjadi Motor Gelo yang ditujukan pada orang-orag norak yang suka bikin rusuh, mau menang sendiri, dan bikin muak banyak orang.
37. NI YEE… :
Merupakan ungkapan yang dipopuerkan oleh pelawak (alm) Diran di tahn 1985an, yang kemudian sering digunakan oleh para artis seperti Euis Darliah dan Jaja Miharja. Kata ini sempat populer kembali sekitar medio 1990-1999. Saat ini masih dipakai, walau tidak seintens dulu.
38. BONEK :
Singkatan dari kata Bondo Nekat yang berarti orang nekat yang gak bermodal apapun selain kemauan. Kata ini dipopulerkan oleh suporter Tim Sepakbola Persebaya – Surabaya di tahun 90an dan menjadi sebutan “kebanggaan” mereka. Saat ini, kata ini juga digunakan untuk orang-orang nekat yang gak kenal rasa takut.
39. GUE :
Adalah bahasa “resmi” yang kini banyak digunakan oleh kebanyakan orang (terutama orang dari Suku Betawi) untuk menyebut “Saya / Aku”. Kata ini merupakan bahasa Betawi yang telah digunakan secara luas, jauh sebelum bahasa prokem dikenal orang.
40. LO / LU :
Sama seperti “Gue” kata ini pun sudah digunakan digunakan oleh Suku Betawi sejak bertahun-tahun lalu dan menjadi kata untuk menyebut “Anda / Kamu”

Perbedaan DDR 2 dan DDR 3

Saat akan membeli sebuah Laptop mungkin Anda pernah dihadapkan dengan pilihan memori antara DDR2 dan DDR3. Lalu apakah sebenarnya perbedaan antara DDR2 dan DDR3? Perlu diingat bahwa laptop-laptop terbaru saat ini sudah mulai banyak yang menggunakan DDR3 dibandingkan dengan DDR2.

Beda antara DDR2 dan DDR3
DDR2 atau Double Data Rate 2 saat ini sudah menjadi standar untuk sebuah PC atau Laptop menggantikan DDR sebelumnya. DDR3 mengkonsumsi power 1.5V per chip lebih hemat 0.3V dibandingkan dengan DDR2, itu artinya sebuah Laptop dengan DDR3 akan mempunyai daya tahan yang lebih lama dibandingkan dengan yang memakai DDR2.
Untuk data transfer DDR2 mampu melakukan kinerja 400-1066 MT/s (MegaTransfer per second) dan 3200-8533 MB/s sedangkan DDR3 mampu bekerja 800-2133 MT/s dan 6400-17066 MB/s! untuk masalah I/O bus Clock DDR2 tersedia antara 200-800MHz sedangkan DDR3 4000-1600 MHz.


Lalu mana yang terbaik untuk dipilih? Jika anda baru membeli sebuah Laptop maka tentunya pilihan utama adalah Laptop dengan dukungan DDR3. Namun lain halnya jika Laptop atau PC Anda sudah menggunakan DDR2, tentunya Anda tidak bisa mengganti DDR2 tersebut dengan DDR3 karena adanya perbedaan slot! Begitunya jika PC Anda menggunakan DDR maka Anda tidak bisa menggunakan DDR2 atau DDR3 karena perbedaan slot diantara masing-masing memori tersebut.

cara mengatasi segala masalah pada WI-FI


Hotspot-an atau surfing dengan menggunakan koneksi Wifi bukan lagi menjadi barang langkah dan aneh. Di mall, café, hotel, terminal, bandara, warnet bahkan di sekolah-sekolah kita telah tersedia akses Wifi baik yang gratis maupun berbayar.

Menggunakan Akses Wifi (terutama yang gratis) memang mengasyikan, selain lebih mudah juga kita tidak perlu dipusingkan dengan masalah kabel LAN, tinggal aktifkan Wifi di Laptop, tunggu sampai proses scaning selesai dan akhirnya kita bisa connet internet dan mulai bersurfing di dunia maya.

Namun ada kalanya kita mengalami berbagai masalah Wifi, seperti tidak bisa connect atau Wifi udah connect tapi ternyata kita tidak bisa internetan. Berikut ini adalah beberapa masalah Wifi yang seri dihadapi dan solusi untuk mengatasinya.

Masalah Wifi Pertama : No Wireless Connection
Aneh, memang padahal kita sudah berada di area hotspot atau Wifi, tapi sang Laptop malah memberikan notifikasi No Wireless Connection. Solusi untuk masalah seperti ini diantaranya adalah
  • Cek, jangan-jangan koneksi Wifi di Laptop belum di ON atau masih Disable
  • Coba beralih ke tempat yang lebih dekat dengan Router atau Acces Point dan tentunya hindari penghalang seperti tembok atau peralatan lainnya yang bisa mengkibatkan sinyal Wifi terganggu.
  • Bisa juga dicoba untuk me-restart atau Reset Wifi Router atau Acces Point
  • Cek SSID, kebanyakan laptop atau handphone akan menemukan secara otomatis SSID dari router atau Acces Point Wifi, namun jika ternyata SSID tersebut di hidden untuk alasan keamanan, maka Anda harus menambahkan SSID secara manual.
  • Pastikan Network Card menemukan secara otomatis IP dan Gateway setting
  • Jangan lupa pastikan untuk driver untuk Network Card atau Wifi di Laptop sudah uptodate
  • Jika Anda menggunakan Windows 7, gunakan fitur Repair Connection, dimana Windows 7 akan secara otomatis mengatasi masalah yang berhubungan dengan koneksi yang error.

Masalah Wifi Kedua: Wireless Connection but No Internet Access
Pasti Anda seringkan mengalami dimana Wifi Sudah Connect tapi Tidak Bisa Internetan atau Tidak bisa Connect ke Internet. Beberapa solusi berikut bisa membantu Anda untuk mengatasi masalah seperti ini.
  • Cek Wireless Router – pertama Login sebagai Admin di Wireless Router, pada network status pastikan bahwa koneksi internetnya emang sudah normal alias lancar dan tidak mengalami masalah.
  • Buka dulu Browser baik itu Firefox, Chrome atau Dolphin Browser jika Anda menggunakan HP Android. Karena di beberapa tempat atau Hotspot seperti di warnet-warnet terkadang ada halaman Login untuk bisa memulai menggunakan Wifi. Jadi begitu tersambung ke Wifi, jangan langsung cek email atau Facebookan tapi buka dulu Browser
  • Masukan ulang kode WEP atau WPA. Beberapa Hotspot memang dilindungi dengan proteksi baik itu WPA, WEP atau WPA2 jadi pastikan bahwa Anda telah memasukan kode keamanan dengan benar
  • Cek Mac Anddress Filtering
  • Coba menggunakan DNS Server yang lain

Masalah Wifi Ketiga : Sinyal Wifi Drop atau Turun Naik dan Tidak Stabil
Saat melihat indikator sinyal wifi di area notifikasi, terlihat bahwa sinyal Wifi turun naik alias tidak stabil, untuk mengatasi masalah seperti ini.
  • Pastikan Anda berada tidak terlalu jauh di area Wifi, beberapa hotspot kadang hanya punya jangkauan 50 meter seperti di warnet-warnet, jadi pastikan bahwa Anda duduk di tempat yang tidak terlalu jauh dan juga tidak terhalang oleh tembok atau penghalang lainnya.
  • Jika ada dua hotspot berdekatan, terjadinya gangguan sinyal bisa saja timbul karena menggunakan Wireless Channel yang sama, karena itulah coba untuk mengganti Wireless Channel yang berbeda.
  • Jika jangkauan Hotspot Wifi memang terbatas dan hanya beberapa meter, cobalah memakai Wireless Repeater untuk memperkuat sinyal dengan jangkauan yang lebih jauh.
  • Cobalah untuk mengupdate driver Wifi, atau driver router
  • Saat untuk mengupgrade Wireless Router, masalah sinyala Wifi yang drop bisa diakibatkan karena Wireless Router yang sudah mengalami masalah, dan jalan terbaik mungkin sudah saatnya Anda mengganti Wireless Router dengan yang lebih baik dan lebih jauh jangkauan sinyalnya.

Apa sih sebenarnya Full HD 1080p itu


Saat akan menonton sebuah video Youtube mungkin Anda pernah melihat Video Full HD, atau juga saat akan membuat sebuah gadget semisal iPhone, iPad 2 atau Tablet Android seperti Samsung Galaxy S2 mungkin Anda pernah membaca Full HD 1080p? Apa sih sebenarnya Full HD 1080p itu?

1080p atau dibaca “ten eighty pi” merupakan istilah singkat untuk HDTV High-Definition Video, yang merupakan mode video resolusi  1080 pixel (horizontal)dan progressive scan yang artinya gambar atau video tidak akan mengalami interlaced.

Full HD 1080p mempunyai aspek rasio 16:9 Widescreen, itu artinya video ditampilkan dalam resolusi 1920×1080 pixels, alhasil kualitas filem atau video pun sangat jernih dan detil sehingga sangat enak  untuk ditonton atau dinikmati. Jika di sebuah gadget atau handphone tertera Full HD 1080p itu artinya handphone atau gadget tersebut mampu menampilkan sebuah HD Video beresolusi 1920×1080 pixels. Blu-ray atau HD DVD merupakan dua buah gadget yang mampu menampilkan Video Full HD 1080p.

Kualitas Video yang ditampilkan pada Full HD 1080p akan sangat jernih dan detil, alhasil ukuran filenyapun akan membengkak. Untuk sebuah video clip musik berdurasi 5 menit dengan kualitas Full HD 1080p ukuran filenya bisa lebih dari 150MB, bandingkan dengan video clip yang berdurasi sama tapi kualitas biasa (VCD) rata-rata besar filenya hanya 50MB.